EVALUASI KEBUN SUMBER BENIH KOPI ARABIKA MILIK BALAI PENGEMBANGAN DAN PRODUKSI BENIH PERKEBUNAN BPPBP PROVINSI JAWA BARAT

EVALUASI KEBUN SUMBER BENIH KOPI ARABIKA MILIK BALAI PENGEMBANGAN DAN PRODUKSI BENIH PERKEBUNAN (BPPBP) PROVINSI JAWA BARAT

Bandung – Seperti kita ketahui bahwa kopi di indonesia banyak sekali ragamnya. Dari mulai kopi Robusta, Arabika, Liberka, dll. Saat ini yang akan kita bahas adalah kopi arabika. Kopi arabika tersebut juga banyak varietasnya. Salah satunya adalah varietas Linie S. Linie S adalah varietas kopi Arabika yang berasal dari India. Varietas Linie S kemudian di kembangkan menggunakan kultivar Bourbon. Jenis umum yang paling dikenal dari hasil pengembangan Linie S ini adalah S-288 dan S-795. Varietas ini banyak di temukan di daerah dataran tinggi seperti Aceh, Lintong, Jawa, Bali, Sulawesi, Flores dan Papua.

Sesuai surat permohonan yang diajukan oleh Balai Pengembangan dan Produksi Benih Perkebunan (BPPBP), tim evaluasi BPSBP melakukan evaluasi Kebun Sumber Benih Kopi Arabika Varietas Linie S 795 milik BPPBP yang bertempat di Kebun Dinas Sukajadi, Desa Sukajadi Kecamatan Wado Kabupaten Sumedang pada tanggal 13 Maret 2020 dengan luas kebun sekitar 1 Ha. Tanaman kopi arabika varietas Linie S 795 ini ditanam pada tahun 2007 dengan populasi tanaman dan tanaman produktif sebanyak 1.749 pohon.

Dari hasil pemeriksaan evaluasi, kondisi penaung tetap dalam kondisi baik, diharapkan untuk mempertahankan tingkat intensitas cahaya matahari dengan melaksanakan pemangkasan secara berkala dan memperhatikan iklim makro. Pengendalian penggerek buah kopi telah dilakukan dengan pemasangan atraktan “Hypotan”. Pada saat pelaksanaan evaluasi, perkembangan generative tanaman dalam bentuk biji cukup baik dan tidak Nampak gejala serangan hama penggerek buah kopi. Pola sanitasi untuk pengendalian gulma telah dilakukan secara rutin dan terjadual. Secara visual kondisi tanaman berbuah cukup lebat dan serempak hingga dimungkinkan panen raya pada bulan tertentu (Juni 2020).

Dari hasil evaluasi dapat disimpulkan bahwa Kebun Sumber Benih Kopi milik Balai Pengembangan dan Produksi Benih Perkebunan (BPPBP) Provinsi Jawa Barat seluas 1 Ha masih memenuhi syarat (layak) sebagai kebun sumber benih dengan taksasi produksi sejumlah 1.666,70 Kg setara dengan 5.001.000 butir kopi. Adapun hal-hal yang disarankan oleh tim evaluasi BPSBP dalam rangka optimalisasi produksi antara lain mengingat kemiringan cukup terjal, maka disarankan agar dibuat rorak yang diletakkan pada punggung teras atau disetiap sisi pohon secara bergantian. Kemudian perawatan kebun pendukung lain yang perlu dilakukan adalah perbaikan tangga di setiap teras, untuk memudahkan jalannya pekerja dalam pemeliharaan kebun.  (hnf/2020)

Bandung, 16 Maret 2020.

Tim Evaluasi : Ir. Hery Damana, Yayat Rohdiyat, SP., Ir. Wawan., Beny Badruzaman, SP., Iwan Nirwana Bagianto, SP.

Tinggalkan Komentar

UPTD BPSBP
PROVINSI JAWA BARAT
Jln. Ir. H. Djuanda No. 377  Bandung 40135 Jawa Barat
Phone: 62 22–2505826
Fax: 62 22–2505826
Email: bspmb.provjabar@gmail.com

STATISTIK