SERTIFIKASI BENIH AKARWANGI DALAM BENTUK BONGGOL/ANAKAN DI KABUPATEN GARUT

SERTIFIKASI BENIH AKARWANGI DALAM BENTUK BONGGOL/ANAKAN DI KABUPATEN GARUT

Bandung – Sesuai dengan surat permohonan dari produsen benih atas nama H. Kadarusman No. –  tanggal 5 Maret 2020, hal Permohonan Sertifikasi Kebun Sumber Benih Akarwangi, pada tanggal 18 Maret 2020 dilaksanakan Sertifikasi Benih Akarwangi dalam Bentuk Bonggol/Anakan oleh Pengawas Benih Tanaman (PBT) dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Perkebunan (BPSBP) Provinsi Jawa Barat.  Tim yang ditugaskan oleh Kepala BPSBP sesuai dengan Surat Perintah Tugas No. 090/111/BPSBP/2020 terdiri dari Yayat Rohdiyat, SP., Beny Badruzaman, SP., dan Iwan Nirwana Bagianto, SP., yang didampingi oleh Kepala Seksi Sertifikasi Benih Perkebunan, Ir. Hery Damana, dalam rangka monitoring dan evaluasi kegiatan sertifikasi Benih Akarwangi.

Sertifikasi benih akarwangi dalam bentuk bonggol/anakan pada saat ini merupakan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan di Jawa Barat bahkan pada skala nasional, hal ini disebabkan karena sumber benih akarwangi yang telah tersertifikasi di Indonesia, baru pada sumber benih yang dimiliki oleh H. Kadarusman ini.  Walaupun dalam prakteknya objek dan jenis sertifikasi seperti ini telah banyak dilaksanakan pada komoditas-komoditas lain yang sejenis.

Sertifikasi benih akarwangi dalam bentuk bonggol/anakan jika coba diklasifikasikan termasuk ke dalam sertifikasi benih siap tanam/salur dimana secara fungsional benih yang disertifikasi digunakan langsung di pertanaman/lapangan.  Pada kesempatan ini, benih dalam bentuk bonggol/anakan tersebut digunakan sebagai bahan tanam untuk pembangunan sumber benih akarwangi milik Pemerintah Daerah Kabupaten Garut yaitu, Dinas Pertanian Kabupaten Garut dengan rincian untuk varietas Verina 1 dan Verina 2 masing-masing seluas 0,5 Ha.

Pelaksanaan sertifikasi dilakukan dengan metode sampling dengan masing-masing unit sampling berdasarkan varietas yang diperiksa sebanyak 25 bonggol.  Parameter yang diukur pada pemeriksaan bonggol Akarwangi yaitu : Kemurnian varietas, Kesegaran benih, Tinggi benih, Jumlah akar segar, dan Kesehatan benih.  Berdasarkan hasil pemeriksaan, benih secara keseluruhan memenuhi syarat, baik untuk varietas Verina 1 maupun Verina 2 sebagai bahan tanam untuk Calon Sumber Benih Akarwangi dengan jenjang Sumber Benih Dasar.  Adapun jumlah benih siap tanam/salur untuk masing-masing varietas adalah 10.000 bonggol atau total 20.000 bonggol, dengan rataan jumlah anakan sebanyak 4,95 anakan/bonggol.  Mengingat karakteristik benihnya maka masa edar benih ini relatif cepat kurang lebih maksimal 14 hari setelah panen, sehingga disarankan pelaksanaan penyaluran dan penanamannya agar bisa dilakukan secepat mungkin (bbz/2020).

Tinggalkan Komentar

UPTD BPSBP
PROVINSI JAWA BARAT
Jln. Ir. H. Djuanda No. 377  Bandung 40135 Jawa Barat
Phone: 62 22–2505826
Fax: 62 22–2505826
Email: bspmb.provjabar@gmail.com

STATISTIK